Berita Wisata

Berita Wisata

Informasi destinasi wisata, tempat liburan baru, acara daerah, dan rekomendasi wisata Indonesia.

Semua Berita Wisata Tips Perjalanan Info Transportasi
10 Destinasi Wisata Viral di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun Ini
Berita Wisata

10 Destinasi Wisata Viral di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Tahun Ini

Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dan setiap tahun selalu muncul destinasi-destinasi baru yang viral di media sosial. Berikut adalah 10 destinasi wisata paling viral yang wajib masuk bucket list Anda tahun ini. 1. Nepal van Java — Magelang, Jawa Tengah Dusun Butuh di lereng Gunung Sumbing ini menjadi primadona berkat lanskapnya yang mirip pedesaan Nepal. Permukiman penduduk yang tersusun bertingkat dengan latar kabut pagi menciptakan pemandangan yang sangat aesthetic dan cocok untuk fotografi. Tips: Datanglah pagi hari sekitar pukul 05.00–07.00 untuk mendapatkan kabut terbaik. Siapkan jaket tebal karena suhu bisa turun hingga 10°C. 2. Jembatan Gantung Rengganis — Ciwidey, Bandung Jembatan gantung sepanjang 350 meter ini memadukan keindahan alam pegunungan dengan uji adrenalin. Dengan pemandangan lembah hijau di bawahnya, spot ini menjadi salah satu ikon wisata hits di Jawa Barat. 3. Telaga Warna Dieng — Wonosobo, Jawa Tengah Fenomena unik air danau yang bisa berubah warna — dari hijau, kekuningan, hingga kebiruan — menjadikan Telaga Warna kembali naik daun. Kandungan sulfur tinggi di tengah kesejukan dataran tinggi Dieng menciptakan atraksi alam yang sulit ditandingi. 4. Air Terjun Tumpak Sewu — Lumajang, Jawa Timur Dijuluki sebagai Niagara-nya Indonesia, air terjun melingkar yang megah ini menjadi surga bagi pecinta alam dan fotografi. Trekking menuju dasar air terjun adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan. 5. Danau Toba & Desa Wisata Paropo — Sumatera Utara Sebagai destinasi super prioritas, Danau Toba terus mengalami perkembangan fasilitas wisata. Desa Paropo di pinggir danau dengan area camping ground berlatar perbukitan hijau sangat digemari traveler muda untuk healing. 6. Labuan Bajo & Taman Nasional Komodo — NTT Konsisten berada di top wishlist wisatawan domestik maupun mancanegara. Peningkatan fasilitas wisata premium dan program konservasi berkelanjutan menjadikan Labuan Bajo semakin layak dikunjungi. 7. Pantai Ora — Maluku Tengah Air laut yang sangat jernih dan terumbu karang memesona menjadikan Pantai Ora dijuluki Maladewa versi Indonesia. Suasana tenang dan masih alami menjadi daya tarik utama. 8. Ladon Little Island — Magelang, Jawa Tengah Destinasi hidden gem di tepi Sungai Progo yang menawarkan panorama ala pulau tropis kecil dengan latar perbukitan Menoreh. Cocok untuk rekreasi santai bersama keluarga. 9. Nusa Penida — Bali Kelingking Beach, Angel's Billabong, dan Broken Beach tetap menjadi magnet wisatawan. Pulau ini menawarkan sisi Bali yang lebih liar dan autentik dibanding kawasan Kuta atau Seminyak. 10. Mandalika — Lombok, NTT Kawasan Mandalika terus berkembang sebagai alternatif Bali. Selain pantai-pantai indah, sirkuit MotoGP menjadi daya tarik baru yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Tip dari SolusiTrip: Pesan tiket pesawat dan hotel jauh-jauh hari melalui aplikasi SolusiTrip untuk mendapatkan harga terbaik ke destinasi-destinasi di atas!
Danau Toba Masuk UNESCO Global Geopark: Apa Saja yang Berubah?
Berita Wisata

Danau Toba Masuk UNESCO Global Geopark: Apa Saja yang Berubah?

Penetapan Danau Toba sebagai UNESCO Global Geopark membawa angin segar bagi pariwisata Sumatera Utara. Status bergengsi ini tidak hanya meningkatkan citra internasional, tetapi juga mendorong pembangunan infrastruktur dan fasilitas wisata yang lebih baik. Dampak Positif Status UNESCO Sejak mendapat pengakuan UNESCO, beberapa perubahan signifikan terjadi di kawasan Danau Toba: Bandara Silangit kini melayani lebih banyak rute penerbangan domestik langsung dari Jakarta, Surabaya, dan Denpasar Jalan tol Trans-Sumatera seksi Medan-Parapat semakin mempersingkat waktu tempuh Hotel dan resort baru bermunculan di sekitar Parapat, Samosir, dan Balige Desa-desa wisata seperti Desa Paropo dan Desa Meat mendapat dukungan pengembangan Destinasi Wajib Dikunjungi Selain menikmati keindahan danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara ini, jangan lewatkan: Pulau Samosir — Jantung budaya Batak dengan rumah adat dan museum Huta Bolon Bukit Indah Simarjarunjung — Spot foto terbaik dengan panorama danau 360 derajat Air Terjun Sipiso-piso — Air terjun setinggi 120 meter yang menakjubkan Kampung Ulos Hutaraja — Menyaksikan langsung pembuatan ulos tradisional Batak Tips Perjalanan ke Danau Toba Waktu terbaik berkunjung adalah antara bulan Mei hingga September saat cuaca cerah. Siapkan anggaran Rp 1,5–3 juta per orang untuk trip 3 hari 2 malam, sudah termasuk transportasi, penginapan, dan makan. Pesan paket wisata Danau Toba melalui SolusiTrip dan nikmati harga spesial untuk penerbangan + hotel!
Bali vs Lombok: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburan Keluarga?
Berita Wisata

Bali vs Lombok: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburan Keluarga?

Bali dan Lombok sama-sama menawarkan pantai indah, budaya kaya, dan kuliner lezat. Tapi mana yang lebih cocok untuk liburan bersama keluarga? Simak perbandingan lengkapnya berikut ini. 1. Aksesibilitas & Transportasi Bali unggul dalam hal aksesibilitas. Bandara Ngurah Rai melayani penerbangan langsung dari hampir semua kota besar di Indonesia. Transportasi dalam kota juga lebih mudah dengan ojek online, taksi, dan rental mobil yang berlimpah. Lombok kini semakin mudah dijangkau melalui Bandara Internasional Lombok (BIL). Namun, transportasi dalam pulau masih terbatas — rental mobil atau motor hampir wajib untuk menjelajahi destinasi-destinasi terbaik. 2. Biaya Perjalanan Secara umum, Lombok 20-30% lebih murah dibanding Bali untuk kategori penginapan, makanan, dan aktivitas wisata. Hotel bintang 3 di Lombok bisa didapat mulai Rp 400.000/malam, sementara di Bali rata-rata Rp 600.000-800.000/malam. 3. Destinasi Ramah Keluarga Bali: Waterbom Bali, Bali Safari & Marine Park, Bali Zoo, Ubud Monkey Forest, pantai Sanur yang tenang. Lombok: Pantai Tanjung Aan, Gili Nanggu (lebih tenang dari Gili Trawangan), Desa Sade (wisata budaya Sasak), pantai Pink Beach. 4. Keamanan & Kenyamanan Kedua pulau sama-sama aman untuk wisatawan. Bali memiliki infrastruktur kesehatan yang lebih lengkap (rumah sakit internasional), sementara Lombok menawarkan suasana yang lebih tenang dan tidak seramai Bali. Kesimpulan Pilih Bali jika Anda menginginkan kemudahan, banyak pilihan aktivitas, dan first-time traveler bersama anak-anak. Pilih Lombok jika Anda mencari ketenangan, budget lebih hemat, dan pengalaman yang lebih autentik. Tip: Mengapa tidak keduanya? Pesan paket Bali-Lombok combo via SolusiTrip — cukup naik fast boat 2 jam dari Bali ke Lombok!
Berita Wisata

Hidden Gem: 7 Desa Wisata Terbaik di Indonesia yang Belum Banyak Diketahui

Di tengah maraknya wisata mainstream, Indonesia menyimpan permata tersembunyi berupa desa-desa wisata yang menawarkan pengalaman autentik dan tak terlupakan. Program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kemenparekraf semakin mendorong pengembangan desa-desa ini. Berikut 7 yang terbaik. 1. Wae Rebo — Flores, NTT Desa adat yang terletak di ketinggian 1.200 mdpl ini hanya bisa dicapai dengan trekking 3-4 jam melalui hutan tropis. Rumah-rumah adat Mbaru Niang yang berbentuk kerucut dan tradisi masyarakatnya yang masih terjaga menjadikan Wae Rebo sebagai salah satu desa wisata terbaik dunia menurut UNESCO. 2. Desa Penglipuran — Bangli, Bali Pernah dinobatkan sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Tata letak rumah tradisional yang simetris, jalanan bebas kendaraan bermotor, dan kesejukan udara pegunungan menjadikan Penglipuran sangat cocok untuk wisata keluarga. 3. Desa Sade — Lombok Tengah, NTB Menyimpan budaya suku Sasak yang masih otentik. Wisatawan bisa menyaksikan proses pembuatan tenun ikat tradisional dan merasakan kehidupan desa yang sederhana namun penuh makna. 4. Kampung Naga — Tasikmalaya, Jawa Barat Masyarakat Kampung Naga hidup dengan adat istiadat Sunda yang masih sangat kental. Rumah-rumah panggung dari bambu, larangan penggunaan listrik di area adat, dan kearifan lokal yang terjaga menjadikannya unik. 5. Desa Paropo — Toba Samosir, Sumatera Utara Terletak di tepi Danau Toba, desa ini menawarkan glamping dan camping ground dengan pemandangan danau dan perbukitan hijau yang menakjubkan. Cocok untuk healing dan digital detox. 6. Desa Osing — Banyuwangi, Jawa Timur Suku Osing memiliki kebudayaan yang berbeda dari Jawa pada umumnya. Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival menjadi event tahunan yang menarik ribuan wisatawan. 7. Desa Wisata Nglanggeran — Gunungkidul, Yogyakarta Desa ini memiliki gunung api purba yang bisa didaki dengan panorama sunset yang luar biasa. Selain itu, tersedia pula kolam alam, wisata kuliner lokal, dan homestay yang dikelola warga setempat. Dukung pariwisata berkelanjutan Indonesia — kunjungi desa-desa wisata dan nikmati pengalaman autentik yang tidak bisa Anda temukan di hotel berbintang!