Mudik menjadi tradisi tahunan yang dinanti jutaan masyarakat Indonesia. Namun, lonjakan harga tiket transportasi sering kali menjadi kendala. Berikut panduan lengkap agar mudik Anda tetap hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.

Tips Hemat Tiket Kereta Api

1. Catat Jadwal Pembukaan Tiket

PT KAI membuka penjualan tiket jarak jauh mulai H-45 atau H-30 sebelum keberangkatan. Pasang alarm di ponsel dan langsung pesan via aplikasi Access by KAI atau mitra resmi begitu tiket dibuka. Tiket kelas eksekutif sering ludes dalam hitungan menit!

2. Manfaatkan Kereta Tambahan

Jangan panik jika kehabisan tiket reguler. KAI biasanya merilis jadwal kereta tambahan menjelang Lebaran dan Natal. Pantau terus kanal resmi KAI untuk pengumuman ini.

3. Strategi Rute Sambungan

Jika tiket langsung ke kota tujuan habis, gunakan strategi sambungan. Contoh: Jakarta–Cirebon dilanjut Cirebon–Semarang menggunakan kereta berbeda. Terkadang totalnya lebih murah dari tiket langsung!

4. Pilih Kelas Ekonomi

Kereta kelas ekonomi subsidi (PSO) menawarkan harga yang sangat terjangkau. Fasilitasnya pun kini sudah cukup nyaman dengan AC dan kursi reclining.

Tips Hemat Tiket Pesawat

1. Hindari Tanggal Puncak

Puncak arus mudik biasanya H-3 hingga H-1, dan arus balik H+2 hingga H+5. Jika fleksibel, terbang seminggu sebelum puncak atau tepat di hari-H (harga biasanya turun drastis di hari-H).

2. Gunakan Mode Incognito

Saat mencari tiket online, gunakan jendela penyamaran (incognito mode) agar riwayat pencarian tidak mempengaruhi algoritma harga.

3. Bandingkan LCC vs Full-Service

Untuk pemesanan jauh hari, maskapai LCC (Lion Air, Citilink, AirAsia) biasanya lebih murah. Tapi mendekati hari-H, cek juga maskapai full-service — selisihnya kadang sangat tipis.

4. Pilih Penerbangan Malam

Red-eye flight (tengah malam/dini hari) umumnya 15-30% lebih murah dibanding jam primetime pagi atau sore.

Tips Menghemat Selama Perjalanan

Pro Tip: Pesan tiket mudik Anda melalui SolusiTrip dan dapatkan notifikasi promo eksklusif langsung di aplikasi!